Kini aku tak perlu lagi diam-diam mencuri puisi dari wajahmu. Tak perlu
lagi ada istigfar ketika jantung berdebar meski hanya menyebut namamu.
Tak perlu lagi pura-pura membenci dengan menyebutmu sebagai buah
terlarang.
Kini kau halal
untukku. Ketika aku memandangmu dengan nafsu, Tuhan akan memandang kita
dengan rahmat, dan malaikat akan berdoa untuk kita. Ah, indahnya. Sudah
cukup puasaku karenamu. Sudah cukup aku menjadi Yusuf yang lemah. Kini
kau halal untukku.
Maukah kau kubisikkan tentang surga. Surga
itu adalah ketika aku mencintaimu dan kau mencintaiku tanpa rasa takut.
Sebab apa lagi yang harus kita takutkan. Tuhan telah memandang kita
dengan rahmat.
"....Karena sesungguhnya nafsu itu selalu
menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat okeh
Tuhan-Ku..."(Yusuf:53)
Kini aku tak perlu lagi diam-diam mencuri puisi dari wajahmu. Tak perlu
lagi ada istigfar ketika jantung berdebar meski hanya menyebut namamu.
Tak perlu lagi pura-pura membenci dengan menyebutmu sebagai buah
terlarang.
Kini kau halal untukku. Ketika aku memandangmu dengan nafsu, Tuhan akan memandang kita dengan rahmat, dan malaikat akan berdoa untuk kita. Ah, indahnya. Sudah cukup puasaku karenamu. Sudah cukup aku menjadi Yusuf yang lemah. Kini kau halal untukku.
Maukah kau kubisikkan tentang surga. Surga itu adalah ketika aku mencintaimu dan kau mencintaiku tanpa rasa takut. Sebab apa lagi yang harus kita takutkan. Tuhan telah memandang kita dengan rahmat.
"....Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat okeh Tuhan-Ku..."(Yusuf:53)
Kini kau halal untukku. Ketika aku memandangmu dengan nafsu, Tuhan akan memandang kita dengan rahmat, dan malaikat akan berdoa untuk kita. Ah, indahnya. Sudah cukup puasaku karenamu. Sudah cukup aku menjadi Yusuf yang lemah. Kini kau halal untukku.
Maukah kau kubisikkan tentang surga. Surga itu adalah ketika aku mencintaimu dan kau mencintaiku tanpa rasa takut. Sebab apa lagi yang harus kita takutkan. Tuhan telah memandang kita dengan rahmat.
"....Karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat okeh Tuhan-Ku..."(Yusuf:53)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar