SELAMAT DATANG,KAWAN
SELAMILAH JEJAKKU DI SINI
Tampilkan postingan dengan label Status FB Ustad Felix. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Status FB Ustad Felix. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Oktober 2012

Versus


01. yang kufur selalu punya sesuatu untuk dikeluhkan, sementara yang bersyukur selalu punya sesuatu untuk dibagikan

02. yang serakah akan harta selalu temukan apa yg dia tak punyai, sementara yang sesuai akan syara selalu hargai apa yg dia miliki

03. penghuni neraka menghitung kekayaan dari apa yg dikumpulkan, sementara penghuni surga menghitung kekayaan dari apa yg dibagikan

04. yg tertipu bangga akan apa yg melekat pada badan, yang sadar berbangga akan apa yg melekat pada iman

05. yang bertingkah sibuk sampaikan tentang nasab dan keturunan, sementara yang zuhud sibuk didik nasab dan keturunan

06. yg berdusta membacot syahwat sesaat dengan nama cinta, sementara yg benar membisik cinta dengan akad nikah

07. menyedihkan melihat tipuan dunia berhasil, namun jauh lebih menyedihkan saat tak berhasil sadarkan yg lain dengan dakwah

08. karena bagi kami, kebahagiaan bukan lisan yg dihargai dengan emas, perubahan tindakan lebih berharga dari emas

09. kami berkata bukan karena kami tak suka, justru itu karena cinta | kami marah bukan karena benci, tapi karena Tuhan kami

10. maka ucapan hanya bisa disampaikan dan tak punya kemampuan untuk memaksa, engkau lebih tau cara merubah dirimu

11. yg bijak akan gunakan kata kami bagaikan cermin, yg pandir gunakan kata kami laksana tikaman | semua adalah pilihan

12. doa sudah dipanjat dan permohonan telah tersemat, pada-Nya kami berserah dan berharap | Dia Maha Mencukupkan hamba-Nya



Hijrah


01.  bagaikan mendayung melawan arus, letihnya badan jelas terasa | usahakan iman tetap menapak lurus, bahkan lebih sulit dari dapatkannya

02. saat mata melawan dari syariat, saat rasa ajak untuk ikuti maksiat | hanya ingat mati yg mampu dekatkan taat, sebut nama-Nya agar kuat

03. ada ucap "tak usah risau dengan maksiat sekitar, bila kuat iman tidak akan tertular" | inilah bagian godaan syaitan

04. mereka lupa maksiat layaknya penyakit cacar. bila dibiarkan ia sudah pasti menyebar | tiada berhenti sampai hati jadi mati

05. ingat selalu umpama Nabi; ahli kesturi sebarkan wangi, ahli besi sebarkan ampas asap berapi | sekitarmu adl cermin bagimu

06. ada mukmin yang mau berubah, tapi tak mau berganti kondisi sekitar | bagaikan berharap pada hasil yang berbeda dengan cara yang sama

07. maka bila serius ingin berubah, maka ubahlah sekitarmu | hijrah dari kondisi yang buruk menjadi kondisi yang baik

08. awalnya memang susah dirasa, namun kelamaan menjadi terbiasa | awalnya mungkin terpaksa, kelamaan nyaman terasa

09. lebih baik jadi pesuruh para ulama, dibandingkan jadi bos para pandir | demikianlah kondisi berpengaruh pada keimanan

10. tak ada yang bilang berubah menjadi baik itu mudah | bila yang jahat saja perlu pengorbanan, apalagi yang baik?

11. kenapa mualaf lebih mudah belajar Islam dibanding yang sudah Muslim sejak awal? | karena mereka mau hijrah secara total

12. para mualaf hijrah teman, hijrah pemahaman, bahkan hijrah tempat | karena itulah ilmu mudah diserap, karena kondisi sekitar

13. nah, semua pilihan kembali pada anda | ada yg katakan pada kami mau berubah, maka kami katakan "hijrah-lah!"

14. serius berubah? | maka ubah temanmu, ubah gaya hidupmu, ubah pembelanjaanmu, ubah tempat tinggalmu | semakin total semakin baik

15. "tapi saya takut nanti dibilang nggak setia kawan bila tak temankan mereka lagi?" | maka anda jangan harapkan perubahan

16. "tapi saya nggak nyaman dengan perubahan ini, saya biasa begini dan begitu" | sudah lupakan saja berubah lebih baik

17. everything have a price to pay | how serious are you?

UdahPutusinAja



  1.  pantaskah berbicara tentang sayang, berkata tentang cinta | sementara disaat yang sama amalnya selalu ajak maksiat? #UdahPutusinAja
  2.  pantaskah rencanakan masa depan, rancang apa yang dihadapan | sementara saat   sekarang saja tak berani bilang nikah? #UdahPutusinAja
  3. pantaskah panggil memanggil dengan sebutan "ayah" - "bunda" | sementara engkau masih menadahkan tangan untuk biaya? #UdahPutusinAja
  4. . pantaskah kau katakan dirimu menjaganya | padahal justru cumbu rayu harammu merusak akal dan fisiknya? #UdahPutusinAja
  5.  kau kata itu ungkapan sayang, katamu sayang perintah Allah | alasanmu, perintah jelas Allah jgn berkhalwat kau langgar #UdahPutusinAja
  6.  kau berharap hari esok yg baik, sementara hari ini yg membentuk hari esok kau penuhi dengan maksiat? | #UdahPutusinAja
  7.  kau bilang putuskan dia memutus tali silaturahim | pdhl pacar bukan kerabat, ayah-ibumu berapa kali kau abaikan? #UdahPutusinAja
  8.  kau kata putuskan dia sulit | egois, pikirkan hanya diri sendiri, tak kau pikirkan dia saat harus dihisab krn maksiat? #UdahPutusinAja
  9.  #UdahPutusinAja, berhentilah bermaksiat | dengannya Allah akan turunkan cahaya kebaikan yg mengisi relung yang selama ini gelap gulita

  10.  #UdahPutusinAja, satu saat nanti, yakinlah engkau akan bersyukur telah mengambil keputusan yang tepat dengan taatmu

  11.  #UdahPutusinAja, mungkin selama ini Allah menghijabmu dari mahligai pernikahan yang engkau dambakan karena maksiatmu tetap jalan

  12.  #UdahPutusinAja, hatimu akan lebih ringan saat hadapkan wajahmu pada kiblat saat shalat | tiada kebohongan dan nifaq yg engkau pikul

  13.  #UdahPutusinAja, ramadhan sebentar lagi menjelang, hendakkah kau kotori bulan suci dengan maksiat? | bisa jadi ini ramadhan terakhir

  14.  #UdahPutusinAja, engkau takkan mati tanpanya, karena bukan karenanya engkau hidup | pahami seutuhnya hidup-matimu hanya Allah!

  15.  #UdahPutusinAja, bila tidak engkau segerakan, setiap lisan padanya adl dosa, setiap sentuhan adl maksiat, setiap pandangan akan dihisab

  16.  #UdahPutusinAja, beri dirimu waktu untuk ketahui bukan hanya apa yg engkau inginkan, tapi apa yang Allah kehendaki bagimu

  17.  #UdahPutusinAja, dengannya kau mungkin akan merasakan apa beda cinta ikhlas sejati dengan cinta nafsu yang hanya perlu pelampiasan

  18. #UdahPutusinAja, hormati badanmu sendiri, muliakan dirimu sendiri, sempurnakan keimananmu | agar pantas bagimu atas surga yg kau pinta

Lelaki Hidung Belang

01. malam ini | hidung belang cari korban | lelaki sejati banyak istighfar lihat begitu banyak wanita yang belum sadari kehormatannya

02. lelaki hidung belang | modal satu hari sepekan, gesek kartu kredit (ngutang), atau modal 50 ribu | bisa beli kehormatan wanita

03. lelaki hidung belang | speak-speak dewa dikit, plus bumbu rayu, dan taburan gombalisme | bisa dapet kemuliaan wanita

04. lelaki hidung belang hanya hilang uang, itu pun bisa dicari | wanita hilang kehormatan, takkan dapat terganti | gara2 malam minggu

05. bila cinta nilainya hanya sebatas gandengan tangan | wajar bila rasa sayang putus sebelum sampai pernikahan

06. lelaki takkan henti katakan sayang | sampai dapatkan yang ia mau | setelahnya, engkau akan tahu apa aslinya lelaki yg halalkan pacaran

07. #ACT 1 | "hubungan kita nggak syar'i, ini maksiat, kalau kamu bener-bener sayang, nikahi aku atau sudahi aku"

08. #ACT 2 | "bila kamu sayang, kenapa masih lakukan perbuatan yang bakal buat aku dibenci Allah? dan buat neraka menunggu kita?"

09. #ACT 3 | "nggak usah takut kehilangan, kalau kamu pantas bagiku kamu datangi wali, atau mungkin aku lebih pantas bagi lelaki jantan lain?"

10. #ACT 4 | "aku malu sama shalatku, 5x sehari aku menyembah Allah minta pertolongan dan minta jalan yang lurus | bersamamu aku ingkarinya?"

11. #ACT 5 | "kamu bilang kamu peduli sama aku, tapi yang kamu lakukan cuma memperburuk masa depanku?"

12. #ACT 6 | "aku tak perlu kata-katamu, aku perlu komitmen dengan akad nikah | dan keseriusan tak pernah berkenalan dengan alasan"

13. #ACT 7 demi Allah, dengan nama Allah | kita sudahi aja hubungan ini, agar jauh maksiat, dan pantas aku jadi ibu buat anak2ku kelak"

Jika Dunia Mulai Menipu

Bila dunia mulai menarik bagimu, dan akhirat terasa jauh darimu | pejamkanlah mata, dan ingat kegelapan yg menanti di kubur

Dapat satu gunung emas akan ingin yg kedua | karena tak cukup makanan puaskan manusia kecuali gumpalan tanah yang menyumpal mulut

Bila banyaknya harta jaminan surga, tentu Rasulullah dimakmurkan dengan harta | namun Rasulullah memilih sederhana, uswah bagi kita semua

Bila sesuatu itu baik, maka tentu akan terjadi pada manusia yg terbaik | bila harta itu laik, tentu Rasul kan katakan itu menarik

Dunia itu membesarkan syahwat dan menutup hati | akhirat itu mengajak berpikir dan menghinakan nafsu
peralat dunia dengan menghabiskannya di jalan Allah | dengannya kita dapatkan bahagia dunia akhirat