SELAMAT DATANG,KAWAN
SELAMILAH JEJAKKU DI SINI

Senin, 01 Oktober 2012

Hijrah


01.  bagaikan mendayung melawan arus, letihnya badan jelas terasa | usahakan iman tetap menapak lurus, bahkan lebih sulit dari dapatkannya

02. saat mata melawan dari syariat, saat rasa ajak untuk ikuti maksiat | hanya ingat mati yg mampu dekatkan taat, sebut nama-Nya agar kuat

03. ada ucap "tak usah risau dengan maksiat sekitar, bila kuat iman tidak akan tertular" | inilah bagian godaan syaitan

04. mereka lupa maksiat layaknya penyakit cacar. bila dibiarkan ia sudah pasti menyebar | tiada berhenti sampai hati jadi mati

05. ingat selalu umpama Nabi; ahli kesturi sebarkan wangi, ahli besi sebarkan ampas asap berapi | sekitarmu adl cermin bagimu

06. ada mukmin yang mau berubah, tapi tak mau berganti kondisi sekitar | bagaikan berharap pada hasil yang berbeda dengan cara yang sama

07. maka bila serius ingin berubah, maka ubahlah sekitarmu | hijrah dari kondisi yang buruk menjadi kondisi yang baik

08. awalnya memang susah dirasa, namun kelamaan menjadi terbiasa | awalnya mungkin terpaksa, kelamaan nyaman terasa

09. lebih baik jadi pesuruh para ulama, dibandingkan jadi bos para pandir | demikianlah kondisi berpengaruh pada keimanan

10. tak ada yang bilang berubah menjadi baik itu mudah | bila yang jahat saja perlu pengorbanan, apalagi yang baik?

11. kenapa mualaf lebih mudah belajar Islam dibanding yang sudah Muslim sejak awal? | karena mereka mau hijrah secara total

12. para mualaf hijrah teman, hijrah pemahaman, bahkan hijrah tempat | karena itulah ilmu mudah diserap, karena kondisi sekitar

13. nah, semua pilihan kembali pada anda | ada yg katakan pada kami mau berubah, maka kami katakan "hijrah-lah!"

14. serius berubah? | maka ubah temanmu, ubah gaya hidupmu, ubah pembelanjaanmu, ubah tempat tinggalmu | semakin total semakin baik

15. "tapi saya takut nanti dibilang nggak setia kawan bila tak temankan mereka lagi?" | maka anda jangan harapkan perubahan

16. "tapi saya nggak nyaman dengan perubahan ini, saya biasa begini dan begitu" | sudah lupakan saja berubah lebih baik

17. everything have a price to pay | how serious are you?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar