SELAMAT DATANG,KAWAN
SELAMILAH JEJAKKU DI SINI

Minggu, 30 September 2012

Lomba Unsa-Kemenangan


Baru kali pertama saya mengikuti lomba dan menjadi peserta utama. Lomba Unsa Award yang dibuka september ini, akhirnya hanya mendapatkan 23 peserta. Mungkin karena syaratnya harus membeli buku unsa award tahun kemarin..Dan kebetulan saya ada bukunya karena di buku Setia Tanpa Jeda ada puisinya. Kali ini saya pun mengikuti kategori yang sama: Puisi. Saya pikir menulis puisi itu lebih mudah daripada cerpen. Tak perlu panjang-panjang. Dan akhirnya karena pesertanya pas 23, maka semua naskah dibukukan. Horee....

Ini dia pengumumannya :


KATEGORI CERPEN:

1. Lumense - Dwika Yonarsih
2. Perempuan Pilihan - Uda Agus
3. Pilihan Anak Jenderal - Muhammad Hasbi Ash Shiddiqy
4. Pelangi di Pelataran Senja - Ariany Primastutiek
5. Persembahan Cinta Untuk Ibu - Ragil Kuning
6. Lumpur Award – Sandza
7. Menangkumenang - QUS
8. Valere - Dedul Faithful
9. Una Vita - Budi Windekind
10. Jembatan Buya - Dafriansyah Putra
11. Katsu - Marlyn Christ
12. Nada – Nada Kemenangan- Ika Pratiwi,

KATEGORI PUISI:

1.Pada Teduhnya Malam - Oksa Putra Yuza
2. Perihal yang Membikin Kami Kuat--untuk Sebuah Kemenangan - Kemas Ferri Rahman
3. Fokus - Rescue Iffah
4. Deklarasi Kemenangan - Kurnia Hidayati
5. Sang Juara - HW Prakoso
6. Seribu Cinta, Kunang – Kunang - Liandi Prassetiyadi Al - Qurazhi
7. Kemenangan Dari Tuhan- Poppy Citra Dini Samosir
8. Dan Sebuah Kepuasan - Nenny Makmun
9. Kemenangan yang Tersisa - M. Maniro AF
10. Monolog Waktu - Diba Azzukhruf
11. Kemenangan di Akhir Ritual - A Shalihin MH,


KEPUTUSAN RESMI CREW UNSA UNTUK EVENT UNSA AWARD 2012.

-Semua naskah akan dibukukan dalam buku tahunan UNSA yang berjudul; “Mimpi Seribu Kemenangan”, ditambah dengan karya crew UNSA dan dewan juri.
-Setiap penulis akan mendapat buku tanda terbit+Royalti
-Juara 1 setiap kategori akan mendapat hadiah sesuai dengan info lomba.
-Juara favorit masing-masing kategori hanya dipilih 1 peserta, dari 2 peserta yang direncanakan. Hadiah akan disimpan untuk diberikan kepada Miss dan Mas UNSA Award 2012.
-Pengumuman pemenang akan diumumkan sesuai jadwal atau akan dipercepat jika sudah mendapat hasil dari dewan juri.

terima kasih,
-Crew UNSA

Humor1

‎"Bang, lagi ngapain?"
"Ngegambar."
"Ngegambar ape?"
"Segitiga sama kaki."
"Hebat lo bang, gue ngegambar segitiga sama tangan aje suseh."

"Bang, katanya jual mie ayam, koq gak ada ayamnya sih..???"
"Bawel lu Tong! Emang kalo lu beli obat cacing, ade cacingnye?"

"Bang, bener di sini cuci motor 24 jam?"
"Bener mas."
"Gak jadi ahh."
"Lha..kenapa emang?"
"Abis.., nyucinya lama amat ampe 24 jam, di-mana2 juga gak sampe 1 jam lagee."

DITILANG POLISI :
"Mana surat-suratmu?"
"Maaf pak, saya sekarang udah gak pake surat, saya sekarang pake email."

MIMPI :
"Gue mimpi dikejar-kejar anjing."
"Udahlah.. cuma mimpi. Ayo tidur lagi."
"Gak mau."
"Kenapa?"
"Takut anjingnya masih nungguin."

NANYA ALAMAT :
"Neng tinggal di mana?"
"Di rumah bang."
"Bukan itu, maksudnya rumahnya di mana?"
"Ya ditinggal lah bang, masa saya bawa."

NASI GORENG :
"Bang, nasi goreng sepiring berapa?"
"Waduh neng.., gak pernah saya itung tuh nasinya."

TOKO BURUNG :
"Pak, ini burung apa?"
"Kutilang."
"Kalo ini burung apa?"
"Perkutut.., mau cari burung apa dek?"
"Angry bird."

Sabtu, 29 September 2012

Mau Dikasih Makan Apa?


Pertanyaan yang sama selalu ditujukan ketika saya utarakan niat baik saya untuk berhenti menjomblo dengan jalan menikah. Saya sebenarnya ingin tahun ini juga menghentikan status jomblo ini. Tapi orangtua inginkan tahun depan saja. Meminjam lagunya Melly Goeslow " Sudah diubun-ubun cinta mengusik resah, tak dapat kumelawan walau hatiku menjerit." Ya, begitulah yang terjadi pada saya. Sungguh sendiri itu dosa, beristri itu pahala. Namun ternyata banyak yang terheran-heran dengan niat saya mengakhiri status menyakitkan ini. Aneh banget, coba kalo saya memutuskan untuk punya pacar, gak ada yang akan terheran-heran. Mereka bertanya seperti ini," Mau kamu kasih makan apa anak dan istrimu."

Itu pertanyaan benar-benar menyesakkan. Saya tahu mereka bertanya seperti itu kepada saya karna saat ini saya sedang tertatih-tatih mencari rejeki. Ngelamar kerja sana sini tak jua punya titik terang. Mencoba dengan jalan usaha, tak ada dukungan. Tapi saya tidak putus asa, saya selalu meyakini bahwa semua akan indah pada waktunya. Saya punya Allah yang sangat sayang pada saya meski saya masih sering hanyut dalam maksiat. Tapi saya meyakini, niat baik akan selalu diberikan jalan olehNya. You'll find the way, Mas Maher menyemangati saya dengan lagunya.

Menikah itu sangat disukai Allah dan pacaran sangat dibenci Allah. Pacaran rentan maksiat, menikah rentan rahmat(Ngutip status facebook teman). Sepasang suami istri yang saling menatap dengan nafsu, Allah akan menatap mereka dengan rahmat(ngutip di gramedia, bukunya lupa apa judulnya). Keren kan?
"Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui". (QS_An Nuur_32).

Itu kan, Lu percaya gak dengan Al-qur'an. kalo percaya kenapa lu takut gak bisa kasih makan anak istri.xixixi.

Masalahnya adalah kita masih jauh dengan Allah, sehingga kita tahu ada jaminan berupa janjiNya, tapi kita tetap ragu. Manusia selalu menghitung dengan logika, tapi hitungan Allah adalah 'kun faya kun'. Karena itu saya mengajak jamaah terkhusus saya sendiri untuk selalu meningkatkan ketakwaan pada Allah swt(udah kayak pembukaan khutbah jum'at aja).

An-nur: 32 telah terbukti oleh mata kepala saya sendiri. Ubak dan Umak saya menikah tanpa sepeser pun uang. Mereka tinggal di sawah warisan nenek. Tapi buktinya, kami bisa punya rumah, saya bisa kuliah. Masih gak percaya? :) Ayuk dan kakak ipar saya, saya ingat betul, setelah menikah mereka hanya jualan ikan di pasar, sekarang? sudah jadi bos ikan, karyawannya banyak, rumahnya mewah, anaknya yang masih SD udah dibelikan laptop.hehe. Semua akan indah pada waktunya.

Karna itu syawal depan, apapun yang terjadi, saya akan mengakhiri status jomblo ini. Please, jangan bertanya lagi,"mau kasih makan apa?". Jika ingin menunggu kaya dulu baru menikah, usia berapa kau akan menikah. Menikahlah, maka kau kan kaya.

Saya selau percaya, percaya, dan percaya. Meski saya masih jauh dariNya. Mari percaya selalu pada janji-janjiNya.

Jangan terpedaya jaman kacau seperti ini. Pacaran dibenarkan, menikah dipertanyakan. Aneh.


Jumat, 28 September 2012

AKU CEMBURU


Ada cemburu yang besar Ketika ibu mengatakan kalau aku sangat berbeda dengan kakak."Kau itu beda sekali dengan kakakmu. Kakakmu itu rajin, tidak pemalas." Itu cemburuku yang pertama.

Ada cemburu yang besar pada teman-teman sebaya, ketika mereka asik bermain, aku justru harus ke sawah, mencari keong mas, belalang, menjaga padi dari burung-burung.

Ada cemburu yang besar ketika ingin melanjutkan ke SMP di desa lain. Teman yang merupakan tetanggaku dengan tanpa meminta langsung dibelikan sepeda baru, sementara aku  disuruh menabung dulu.

 Ada cemburu besar, ketika yang lain sedang asik bermimpi indah, ketika ayam belum banyak berkokok. Tali kelambu sudah terlepas. Ayah membangunkanku dan menyuruhku belajar. Aku protes ini baru jam 4 subuh. Tapi Ayah tetap melakukannya hingga aku menjadi terbiasa.

 Ada banyak cemburu ketika aku bersama ayah dan ibu.
 Ada banyak protes yang hanya kupendam dalam hati.

 Tetapi, aku baru mengerti. Bukan hanya aku yang cemburu. Banyak yang cemburu pada ayah dan ibu. Mereka cemburu karena memiliki anak yang patuh dan taat. Aku pernah mendengarnya langsung "enak ya punya anak yang gak nakal-nakal. Gimana sih caranya?"

 Ayah dan Ibu.
Terimakasih telah banyak membuatku cemburu.
Cemburu itu indah.
Dan aku masih ingin diajarkan agar tetap cemburu.

 Aku cemburu pada mereka yang indah melantukan qur'an, menghapalkannya, dan mengamalkannya.
Aku cemburu pada mereka yang pandai berbicara di depan orang banyak hingga yang mendengar terpesona
Aku cemburu pada mereka yang punya banyak harta dan membelanjakan harta itu di jalanMu
Aku cemburu pada mereka yang tak kenal lelah menuntut ilmu dan mengajarkannya
Aku cemburu pada mereka yang bermanfaat untuk orang banyak
Sungguh, aku cemburu


HARI INI, HARI TERAKHIR AKU HIDUP




HARI INI, HARI TERAKHIR AKU HIDUP

Aku kini membiasakan diri untuk mengucapkan kalimat itu. Setiap bangun pagi, aku katakan pada diri sendiri bahwa hari ini adalah hari terakhir aku hidup. Dan ternyata, kalimat itu sangat ampuh. Bukan! bukan melemahkan. Kalimat itu justru seperti energi kehidupan yang sesungguhnya. Maka beberapa menit aku sempatkan menelpon di kampung, membersihkan tempat tinggal, dan mengirimkan sms-sms motivasi.

 Karena hari ini adalah hari terakhir aku hidup. Maka aku berusaha melakukan aktivitas semaksimal mungkin. Segala amanah tak lagi kutunda. Aku ingin orang-orang yang mengenalku menulis namaku dengan indah. Maka sebisa mungkin aku akan menjaga setiap kata-kataku. Jangan sampai lidah ini menyakiti perasaan orang lain. 

 Karena hari ini adalah hari terakhir aku hidup. Sebanyak mungkin aku akan berbagi. Berbagi apa yang kubisa. Tersenyum sebanyak mungkin. Memberikan perhatian pada teman-teman yang sakit. Karena itu aku takkan menolak ketika diberi amanah apapun itu. Aku akan bernyanyi untuk sebuah acara, aku akan jadi MC, aku akan menjadi PJ, dsb. 

 Karena hari ini terakhir aku hidup. Karena itulah kerinduanku semakin menggebu. Aku ingin segera bertemu denganNya. Karena itu aku ingin khusu' dalam sujudku. Karena itu aku menangis di sepertiga malamNya. Karena itu aku ingin selalu dekat denganNya, meski tak semesra kekasih-kekasihNya.

 Hari ini adalah hari terakhir aku hidup. Barangkali kau tak percaya. Tapi aku selalu percaya bahwa setiap hari bagiku adalah hari terakhir.

BUNGA KAMBOJA SI JEPUN BALI

Jika menyebut bunga kamboja, maka yang terbayang adalah kuburan. Maka wajar saja ketika teman saya mengajak bisnis di bunga ini, saya menjadi tersenyum. Untuk apa bunga kamboja? Kata teman saya untuk dibuat parfum. Parfum buat hantu ya? saya tanya dengan guyonan. Teman saya meyakinkan ini murni bisnis, tidak ada kaitannya dengan bisnis. Kamboja akan diekspor di luar negeri. Akhirnya saya tertarik, namun mencari bunga ini susah. Jangankan mau 1 ton, 1 kg saja belum dapat. Hem :)


Di bawah ini ada penjelasan tentang kamboja yang saya dapat dari blog: http://bali-dogen.blogspot.com/2011/04/bunga-kamboja-si-jepun-bali.html#.UGY-dpjA-Gw

Bunga kamboja adalah tanaman yang berasal dari Amerika Tengah. Walaupun berasal dari tempat yang jauh, bunga ini sangat populer di Bali dengan sebutan "bunga jepun". Bunga jepun di Bali dipakai untuk keperluan upacara agama.
Selain itu, bunga berkelopak lima yang tumbuh di kuburan ini mempunyai banyak manfaat, diantaranya:
1. Bunga kamboja dapat diseduh dengan teh atau tanpa teh, yang dipercaya dapat memberikan efek adem dan baik untuk pencernaan.
2. Bunga kamboja dapat dimasak sebagai pelengkap sayuran yang memberikan citarasa sedap.
3. Daun Kamboja bisa mengobati bisul bernanah. Caranya, ambillah daun Kamboja yang diolesi minyak kelapa kemudian tempelkan pada bagian yang sakit.
Selain dimanfaatkan untuk keperluan upacara agama, bunga kamboja atau bunga jepun memiliki nilai jual yang menjanjikan. Di pasaran, kamboja kering perkilo nya dihargai antara Rp 20.000 – Rp 40.000.
Dulu, bunga jepun yang berjatuhan berakhir di tempat sampah, tapi sekarang, bunga jepun yang gugur kemudian dikeringkan dan dijemur di bawah terik matahari selama 3 - 5 hari. Setelah kering, bunga ditumbuk dan diolah menjadi serbuk. Bahan baku ini dapat langsung dijual kepada pengrajin untuk campuran pewangi, dupa, dan campuran lulur di salon kecantikan.
Wah, ternyata bunga kamboja si jepun bali ini sekalipun tumbuh di kuburan yang terkesan angker dan mengerikan ternyata mempunyai manfaat dan nilai jual tinggi.

Rabu, 26 September 2012

Bidadariku


Dengan lantunan gaib yang dahsyat
Aku menyapamu hai sang keramat
Salam takzimku memberi hormat
Semoga kau tetap lekat
Untukmu berdoa para Malaikat

Dengan bisikan senandung hati
kurayu kau hai Azimat hati
kemarilah..dekap Aku seperti bayi
Aku rindu ciuman sang Bidadari
Wangi, bak bunga dari surgawi

Dengan udara mimpi-mimpi
kuajak kau menelusuri bumi
Lihatlah..itu negeri para pemimpi
Negerinya putra mungilmu ini
Jadi jangan tangisi,ini hanya ilusi yang pasti


Ayo Bidadari..
Ayo Menari.
Aku tunjukkan aksi,kau jangan sangsi
Aku tahu doamu sejajar dengan doa Nabi
Ayo menari
menari dengan untaian suci

Kau istimewa,jadi jangan sedih lagi
Bidadari bermata jeli tak ada arti
Kaulah Bidadari sejati

Ibu..kau bidadari itu
Sumpah..Kau Bidadari itu..